Ketika rasa gatal ingin hati menggaruk supaya hilang rasa
gatalnya, tapi anjuran dokter untuk jangan menggaruk pada saat gatal menyerang,
tapi mana kita tahan akan gatal yang ada di tubuh kita .
Menurut pada dokter yang ahli dalam bidangnya, kondisi
menggaruk bisa menyebabkan beberapa macam infeksi yang terjadi, namun yang
paling sering yaitu infeksi kuman gram positif, yaitu infeksi kuman yang
menyebabkan terbentuknya nanah.
Nanah itu terjadi atau muncul karena ketika digaruk, kulit
mengalami luka dan berdarah kemudia menjadi infeksi karena dibiarkan. Padahal inilah
yang menjadikan sebab perubahan kuman normal kulit menjadi kuman gram positif
(kuman coccus) yang menjadi bibit penyebab terbentuknya nanah.
Ada juga tambahan bahwa kalau kulitnya sembuh maka akan
mengalami penebalan dan mejadi penghitaman.
Dan sekarang yang kita butuhkan adalah cara untuk mengatasi
gatal selain dengan digaruk, melainkan ditaburi bedak di titik area gatal. Bedak
yang digunakan sebaiknya mengandung zat calamine, yang berfungsi untuk menyerap
keringan dan juga memiliki efek anti gatal.
Tetapi bedak antigatal atau produk krim juga harus dipilih
sesuai dengan kondisi kulit. Bila ini diabaikan maka timbul kekhawatiran
gatalnya tidaku kunjung sembuh melainkan menyebabkan alergi yang disebabkan
tidak cocoknya bahan yang dikandung produk-produk terserbut.
Bila dengan memberi bedak anti gatal saja dirasa kurang
cukup ataupun masih tidak tahan akan gatal, maka ada tips tambahan untuk
mejauhkan kebiasaan menggaruk, misalnya dengan menggunakan bahan yang
mengandung pendingin seperti menthol atau diubah dengan cara mekanis seperti
ditepuk-tepuk lembut sampai gatalnya hilang.
Sebenarnya menggaruk itu tidak apa-apa asal tidak terlalu
keras dan sering sehingga menimbulkan luka bahkan berdarah.

0 Response to "Digaruk Bikin Infeksi, Begini Atasi Gatal Tak Tertahankan"
Posting Komentar